Fellowship

  • Hanna Daych

    Law and Legal Practice and International RelationFlinders University  Hanna Dyach—senang dipanggil Hani—bermagang di PSHK pada Januari 2016 atas penyelenggaraan konsorsium pendidikan bernama Australian Consortium for ‘in-country’ Indonesian Studies (ACICIS). Sebagai mahasiswa di jurusan law and legal practice dan international relation, Hani memiliki ketertarikan yang tinggi dengan isu reformasi hukum. Kemudian, setelah membaca beberapa tulisan peneliti PSHK, ia memilih PSHK sebagai tempat magang.   Selama di PSHK, Hani terlibat dalam tiga aktivitas utama, yakni penelitian, pemantauan advokasi, dan pemantauan parlemen. Dalam hal penelitian, ia fokus untuk mempelajari konsep peradilan agama serta kebebasan beragama di Indonesia. Hal itu terasa menarik baginya karena tidak diterapkan di negara asalnya. Selain itu, Hani juga difasilitasi untuk berkunjung ke lembaga negara dan NGO lainnya, seperti Mahkamah Konstitusi dan Mahasiswa Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) FH UI.   Ketertarikannya dalam reformasi hukum juga didukung dengan pengalamannya yang banyak. Terang saja, Hani merupakan mahasiswa yang sangat aktif, senang berpetualang, dan mandiri. Ia pernah mengambil cuti dari kuliah dan menghabiskan satu tahun penuh di Israel. Di sana, ia belajar budaya dan bahasa sambil bekerja di berbagai jenis pekerjaan, seperti menjadi guru bahasa Inggris dan bekerja di socialist farm. Ia juga pernah mengikuti program pertukaran pelajar ke Universitas Utrecht di Belanda dan mengisi waktunya dengan bekerja sebagai wartawan.   Sekembalinya ke Australia, ia berencana melanjutkan pekerjaannya sebagai court monitor di pengadilan hubungan industrial Australia Selatan (South Australian industrial relation court) serta bekerja pada website penyalur kerja bagi lulusan hukum bernama Beyondlaw. Di antara kesibukannya itu, wanita pecinta anjing ini memilih menjelajah dan membaca novel sebagai hobinya.