BUKU 
  Pengujian_UU_dan_Proses_Legislasi.jpeg[1].jpg Pengujian Undang-Undang dan Proses Legislasi
Oleh: M Nur Sholikin, Erni Setyowati, Rival Gulam Ahmad, Anna C. Sinaga (Peneliti), Bivitri Susanti (Penyunting), Haris Nurfadhillah (Desain Sampul)

Kehadiran Mahkamah Konstitusi memang banyak menimbulkan kontroversi dalam relasi politik. Tanpa mekanisme pengujian konstitusionalitas undang-undang mutlak diperlukan dalam sebuah Negara hukum yang ingin menjaga prinsip-prinsip yang sudah disepakati secara politik dalam konstitusi. Tanpa adanya mekanisme ini, penyalahgunaan kekuasaan mungikin saja terjadi.
 

Dengan adanya Mahkamah Konstitusi ketidaksetujuan dan kesetujuan mengenai undang-undang bisa dinilai secara terbuka dan argumentative. Tentu saja, putusan Mahkamah Konstitusi pun kembali bisa diperdebatkan. Namun tersedianya mekanisme pengujian ini telah memperkuat mekanisme saling mengawasi antar cabang kekuasaan Negara untuk mendorong keseimbangan politik. Dan keseimbangan ini baru bisa punya makna apabila putusan Mahkamah Konstitusi  ditindaklanjuti oleh pembuat undang-undang: DPR dan pemerintah.

Buku ini mengkaji tentang mekanisme tindak lanjut putusan pengujian undang-undang Mahkamah  Konstitusi dan implikasinya pada proses legislasi.


Penerbitan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK)
Deskripsi Fisik 100 hal. 21 cm.
ISBN 978-979-99369-4-3
Milik Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK)

Download Dokumen
Filename size
Pengujian Undang-Undang dan Proses Legislasi.pdf 494010